Pembelajaran Sejarah untuk Generasi Z

  • Widayati Rahayu SMAN 1 Bululawang, Malang
Keywords: pembelajaran sejarah, generasi z

Abstract

Sejarah merupakan peristiwa masa lampau, dan bermakna apabila mau belajar dari pengalaman masa lampau tersebut. Peristiwa masa lampau itu pada hakikatnya adalah pelajaran yang paling berharga bagi generasi selanjutnya. Perkembangan mutakhir dari ilmu sejarah harus diikuti untuk keperluan pendidikan terutama pengembangan pengetahuannya yang pada akhirnya adalah pengembangan wawasan dan keilmuan sejarah sendiri, sehingga sejarah sebagai ilmu dan peristiwa serta pembelajaran sejarah sendiri dapat di-up date. Pendidikan sebagai proses pembinaan bangsa, masih ditandai dengan berbagai ketimpangan moral, akhlak, masalah-masalah sosial, ekonomi, politik dan jati diri bangsa. Di sisi lain perkembangan ilmu dan tehnologi yang sangat cepat dan menuntut perubahan dan perkembangan. Generasi Z dikenal sebagai karakter yang lebih tidak fokus dari milenial, lebih serba-bisa,  lebih individual, lebih global, berpikiran lebih terbuka,  dan lebih ramah teknologi. Lahirnya Generasi Z menuntut peran guru sejarah untuk senantiasa meng up-date cara dalam pembelajaran sejarah.

References

Doni Koesoema A (2009). Pendidik Karakter di Zaman Keblinger. Jakarta: Grasindo.

Kuntowijoyo. 1995. Ilmu Sejarah. Yogyakarta.

Louis Gottschalk. 1969. Mengerti Sejarah. Jakarta: UI Press.

Sartono Kartodirdjo 1982. Pemikiran dan Perkembangan Historiografi Indonesia; Suatu Alternatif. Jakarta: Gramedia

Taufik Abdullah dan Abdurrahman Surjomihardjo (1985). Ilmu Sejarah dan Historiografi: Arah dan Perspektif. Jakarta: PT Gramedia

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Published
2019-06-27
How to Cite
Rahayu, W. (2019). Pembelajaran Sejarah untuk Generasi Z. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 2(1), 1-7. Retrieved from http://jurnalpsi.com/index.php/jpsi/article/view/27
Section
Conceptual Article